Cerita Senja Suatu Ketika: Lelaki Mata Cokelat (Surat Ke-5)
Aku sedang duduk menghadap macetnya Jakarta lewat dinding kaca bening yang bersih. Posisiku ada di lantai dua sebuah coffee shop pusat perbelanjaan yang hampir selalu…
Aku sedang duduk menghadap macetnya Jakarta lewat dinding kaca bening yang bersih. Posisiku ada di lantai dua sebuah coffee shop pusat perbelanjaan yang hampir selalu…
Beberapa sore belakangan ini, aku menikmati matahari terbenam bersama Dewi Senja. Dia baik sekali. Dia memegang tanganku tiap kali terbang ke barat memancarkan warna jingga…
Jika bukan kopi, aku seperti tak punya pilihan lain sebagai partner di samping laptopku. Aku menyukai coffee latte sejak dulu, sejak bertemu kamu. Aku masih…
Entah ke berapa kali aku duduk menunggu senja di sini. Di tempat yang sama, pojok kursi yang sama, pesanan minuman yang sama, pose duduk dengan…
Jingga menembus kaca yang sekaligus jadi dinding tempat aku sekarang duduk. Warnanya membuat beberapa pantulan oranye di monitor laptopku. Di belakang kursiku, duduk seorang bapak…
Keyword Serial JOMBLO #1: Luna, jomblo sejak oek-oek sampai sekarang. *** “Gimana Lun tentang si doi? Lo udah ada kemajuan nggak?” Baru nyampe kamar Neira,…
Di tengah riuhnya deadline tulisan, skripsi, UTS, dan rencana hidup gw yang lain, gw ingin menghadirkan serial ini. Hihi. Serial ini hadir atas cinta gw…