Dewa Malam, Kau Pengkhianat!


Hai Dewa Malam
Apa kabar?
Aku baru saja meneguk latte
Tanpa tarikan nafas, aku menghabiskan segelas penuh
Tanpa tarikan nafas, aku sanggup lupa padanya dalam segelas latte
Kemarin aku terbang ke langit
Sungguh untuk menemuimu
Ku cari kau di antara awan putih
Tapi, kurcaci bersayap putih bilang,,,kau pergi ke khayangan
Kau meminta Dewi Hujan menutup senja
Kau jahat!
Maka, malam ini aku ingin mengutukmu
Marah tanpa ampun
Kau pengkhianat!
Kau yang masih gila! Katamu.
Kau tau jelas ini bukan tentang bintang
Tak pernah sekali pun aku benar-benar lari ke utara
Kau paham itu
Aku hanya masih menyukai senja
Sejak angin mengajakku ke atas awan
Sejak hujan menemaniku menari
Sejak dulu
Aku rindu
Aku ingin lupa
Lalu rindu
Lalu ingin lupa
Aku gila
Lalu, gila!
 Gizsya
01.48 – 13.08.15

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: