Yahoo.Com Versus Sabar.Com

Ketika sebuah kekesalan mencapai puncaknya, apakah yang akan kita lakukan? Membanting semua barang-barang yang ada di depan mata? Ahh, klise..! Ingin rasanya membanting notebook yang ada di depan mataku ini. Alasannya? Juga klise..! Hanya gara-gara berantem sama Om Yahoo. Entah apa yang ada di dalam kepalanya, dia membuat emosiku mendidih karena tak mengizinkanku me-attach file yang hanya sebesar 1,03 MB. Ampuun…
Ntah sudah berapa istighfar yang aku lantunkan. Namun, tetap saja om Yahoo tak bergedik dan membantuku. Semakin kesal oleh kesabaran yang tak terbendung, lalu aku ingin memuntahkan segala kesal oleh amarah tanpa kesabaran.., ku pejamkan mata untuk beberapa detik lalu ku ucap nama Allah. Ketika tarikan nafas membantu ku menyebut nama-Nya, bisikan putih pun menghampiriku dengan lembut. Mungkin, aku salah dalam mengucap istighfar beberapa menit lalu, yakni istighfar tanpa komunikasi dengan hati.
Jari pun tergerak untuk berkonsultasi kepada Mbah Google akan kekecewaan karena Om Yahoo…, beberapa menit kemudian..
Malam yang tadinya menyebalkan seketika berubah menjadi indah dengan suara kipas angin tua dikamar kecil. Indahnya sebuah makna kesabaran yang mampu membuat hati menjadi begitu sendu oleh tiap nafas keyakinan akan tangan Allah yang akan selalu membantu. Maha Besar Allah yang mengingatkan tiap hamba-Nya tentang indahnya kesabaran dalam 90 tempat dalam kitab suci Al-Quran.
Abu Thalib al-Makky mengutip sebagian perkataan sebagian ulama: “Adakah yang lebih utama daripada sabar, Allah telah menyebutkannya di dalam kitab-Nya lebih dari 90 tempat. Kami tidak mengetahui sesuatu yang disebutkan Allah sebanyak ini kecuali sabar.”
Jika aku membiarkan setan membuat kesalku kian mendidih, maka aku akan tetap terhanyut dalam kekesalan dan tak mampu melarikan diri. Namun, ketika kesabaran mampu membantu berkhianat pada setan kekesalan, aku malah semakin menemukan betapa indah cinta-Nya dalam tiap langkah yang mengiringiku dalam kebesaran-Nya.
 “…sama saja bagi kita mengeluh ataukah bersabar. Sekali-kali kita tidak mempunyai tempat untuk melarikan diri.” (QS. Ibrahim [14]: 21)
Salam rindu untuk Allah meluap dalam sujud qimulailku. Kesabaran bahkan mampu membuat sedu dalam tiap langkah mencari cinta-Nya,  
 “Dan tahanlah dirimu bersama dengan orang-orang yang menyeru Rabbnya di pagi dan di senja hari dengan mengharap keridhaanNya, dan janganlah kedua matamu berpaling dari mereka.” (QS.Al-Kahfi [18]: 28)
Terima kasih Om Yahoo yang telah mengingatkanku untuk sabar. Pun Mbah Google yang membantuku dalam mencari tau kebesaran-Nya.
…Dan para malaikat masuk kepada tempat-tempat mereka dari semua pintu (sambil mengucapkan); keselamatan atas kalian berkat kesabaran kalian. Maka alangkah baiknya tempat kesudahan itu.” (QS. Ar-Ra’d [13]:23-24)
Pukul 02.17 a.m. sejak pukul 21.00 dihari yang telah bergeser, file sebesar 1,03 MB tak kunjung ter-upload dengan sempurna di rumah Om Yahoo. Namun lebih dari itu, sebentuk senyum dalam cinta-Nya tercipta dalam malamku kali ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: