Siluet Jingga, Aku Rindu

Benarkan bidadari tak mencibirku lagi?
Dia mecibirku lagi!
Mereka menertawakanku di langit
Bahkan meninggalkan sedikit cibiran saat matahari terbit
Aku tak sungguh berlari ke utara
Aku hanya diam dalam pelukan bintang
Namun, senyumku hilang
Membuncah tak tau arah lalu terbang
Kamu,
Selalu karena kamu
Senyum itu..
Selalu merekah saat senja
Karena kau datang hanya saat senja
Ya, senja
Aku benci senja!
Ku kira utara itu indah
Bukankah kau mengizinkanku berlari ke utara?
Di antara bintang langit, ku kira kau izin aku ke sana
Aku ingin kembali memeluk oranye langit itu
Aku ingin kembali tersenyum di dekapan  hangatnya siluet itu
Kamu
Senja, bersama senyummu
Setelah senja,
Bintang akan tetap tersenyum di langit
Bertabur, bukan hanya di utara
Bukankah kita masih bisa menikmati langit?
Setelah senja
Ya, kita terbang bersama siluet jingga
Menyapa bidadari langit
Menyatakan bersama
‘Kini kami telah bersama, lewat senja’
Aku rindu

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: