Satu Hari Penuh Makna Bersama Komunitas Taufan

It was a great day!
Terdampar empat tahun di Jakarta, baru kali pertama gw ikut Car Free Day di Bundaran HI, kemarin, Minggu 22 Februari 2015. Hehe..
Dan, pengalaman pertama ini sungguh indah. Pasalnya, gw kembali ikut dalam kegiatan Komunitas Taufan dalam program Hand In Hand 2015, #PeduliKankerAnak. YFI, Komunitas ini membantu para pasien kanker anak dan penyakit langka lainnya. Emang sih negara udah sangat baik memberikan BPJS bagi seluruh rakyat, tapi menjadi pasien tidak hanya tentang biaya di rumah sakit, kan? Untuk nyampe ke rumah sakit, pasien nggak mungkin donk naik transjakarta? Bisa-bisa gempor duluan di bianglala busway. Paling simple sih, pasien butuh naik taksi untuk ke rumah sakit. Dan, argo taksi di Jakarta nggak bisa nawar. Jadi, kami disini ngumpul untuk memberikan bantuan pada keluarga pasien kanker anak.
Gw ikutan cap tangan
Nah, kegiatan di CFD kemarin adalah pengenalan kami ke khayalak umum. Nggak kenal maka nggak sayang, maka kami pun ngajak masyarakat bersalaman lewat cap tangan warna warni sebagai simbol kebersamaan dan kepedulian. Seperti kisah yang harus dikenang, kami juga menyediakan tanda tangan masyarakat yang ikut mendoakan kesembuhan para pasien. Nah, nggak lupa eksis, kami juga meminta masyarakat berfoto ceria lalu meng-upload ke sosial media. Biar gaul! Hehe..
Volunteer ikutan narsis
Begitu banyak orang lalu lalang, begitu banyak aktivitas pagi di jalanan, begitu banyak pula peristiwa bermakna yang berjalan. Sejauh kaki melangkah, walau sekedar memberi senyuman ternyata sungguh sangat berharga. Ya, itulah kepedulian. Segumpal rasa yang sederhana, namun bermakna.
Perjalanan berlanjut mengunjungi salah seorang pasien leukimia di Cilincing, Jakarta Utara. Namanya Vinanda. Adik manis itu telah menjalani rutinitas pengobatan kanker selama 12 tahun sejak usianya 3 tahun! Oh, God! Dua tahun bolak balik RS aja gw rasanya udah keder dan benci bangat sama obat. Nah, Vinanda? Subhanallah..
Inilah sebenarnya bentuk donasi paling dibutuhkan. Tertawa bersama pasien! Vinanda pun bercerita tentang hobi menulisnya. Dan, tulisan tangannya sepuluh kali lipat lebih rapi dari gw! Kondisi sel kanker yang telah melumpuhkan kakinya, menjadikan Nanda lebih rajin menulis. Mulai dari kecintaannya pada pesonil-personil SMASH, One Direction, lirik lagu Maroon 5, puisi, karangan remaja, ahh..banyak sekali. Gw jadi malu sendiri..
Tertawa bersama Vinanda
Petualangan berlanjut ke RSCM untuk menemani salah saorang donatur memberikan donasinya kepada pasien secara langsung. Gw memasuki satu persatu bangsal pasien kanker dan penyakit langka.
Bangsal pertama, beberapa ibu tampak menemani anak-anaknya yang sedang menunggu jadwal operasi.
Bangsal kedua, melihat beberapa anak meringis sakit entah bagian mananya. Dan setelah keluar ruangan, gw baru tau bahwa itu adalah ruangan khusus pasien yang sedang kemoterapi.
Bangsal ketiga, beberapa ibu memerhatikan bayinya, memeluk, dan ada yang hanya diam termangu saja melihat bayinya tidur.
Bangsal keempat, beberapa pasien dengan kondisinya masing-masing. Ada yang perutnya membesar sementara kaki dan tangannya sangat kecil, ada yang kulitnya putih pucat sekali, ada yang matanya diperban, ada yang tergolek lunglai dengan beberapa selang terhubung ketubuhnya lewat jarum ditangan kanan kirinya. Saat ibu donatur menyalami salah satu pasien, sang ayah dengan senyum mengatakan bahwa anaknya sedang berulang tahun. “Selamat ulang tahun, Fauzan.” Akhirnya, gw bisa ngomong juga. Padahal sedari tadi cuma mengangguk, bilang hai dan mencoba tersenyum manis. “Semoga cepat sembuh, jagoan!” Kalimat kedua gw keluar. “Terima kasih ya.” Fauzan dan ayahnya tersenyum datar. Sarat makna. Kunjungan pun selesai dan kami menuju parkiran.
“Mba, Fauzan itu sakit apa?”
“Neuroblastoma. Dokter udah nyerah katanya.”
I don’t have many words to say. Kondensasi air mata pun bahkan tidak bisa mewakilkan satu rasa. Perjalanan pagi hingga sore kemarin, hanya merangkumkan satu kalimat…
Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: