Kebahagiaan Luar Biasa di Hari Kanker Anak Internasional

Semangat Hari Kanker Anak Internasional!
Postingan terkhusus untuk adik-adik super pasien kanker yang tergabung dalam Komunitas Taufan dan penderita kanker yang luar biasa di seluruh Indonesia.
Apa ya rasanya kalau tiap hari harus nelen puluhan obat? Apa rasanya disaat anak lain bebas makan ciki namun kita hanya boleh melihat? Apa rasanya stay berhari-hari di rumah sakit dengan cairan infus yang ternyata formula obat kemoterapi? Apa rasanya menunggu giliran operasi?
Mereka, anak-anak luar biasa yang diciptakan Allah sebagai jalan pembelajaran yang tak pernah habis sekaligus ladang syukur dan surga jika kita mampu melihat.
Postingan ini bukan pengen bikin lo para pembaca termehek-mehek kok. Mereka toh bukan bahan untuk kita jadi termehek-mehek. Nggak lain nggak bukan, postingan ini akan cerita tentang gimana keseruan gw bareng volunteerlainnya di Komunitas Taufan dalam merayakan Hari Kanker Anak Internasional, 15 Februari 2015, di Taman Perdamaian BSD, Tangerang lalu.
Agenda pertama yaitu yoga. Seluruh pasien kanker anak yoga dibawah sinar mentari pagi, diiringi suara burung merdu, syahdu rindangnya pohon, instruktur yoga cantik, dan tentunya kakak volunteer yang cantik dan ganteng. Hehe.. Selanjutnya, ada Kak Shania yang menyemangati pasien dengan lagu ‘Jangan Menyerah’. Tenang aja Kak Shania, nggak ada yang menyerah kok disini.
Yoga pagi hari bareng pasien 
Kak Umay yang ternyata dari unyu-unyu sekarang jadi ganteng (ups) juga membawakan beberapa lagu untuk pasien dan pengunjung. Hm, Kak Fatin Shidqia juga menyapa pasien dengan manis. Iya, manis kayak gw. Haha..
Setelah diajak olahraga yoga dan bernyanyi bersama, pasien luar biasa ini berkreativitas dengan melukis di atas tas. Kakak ganteng dari Ayo Dongeng Indonesia juga mengajak pasien tertawa sambil berpikir liar dalam dongeng. Semua happy, semua tertawa, semua senang, semua sehat!
Foto bareng pasien, volunteer, dan Fatin Shidqia
FYI, tiap tahunnya jumlah penderita kanker anak meningkat 7 persen. Jangan tanya mengapa, karena memang kanker bukan sekedar penyakit biasa yang alasannya mudah diketahui. Actually, meningkatnya jumlah kematian kanker juga dikarenakan minimnya pengetahuan masyarakat tentang penyakit hebat ini. Untuk itu, dalam acara ini dr Edi Setiawan juga memberikan talkshow singkat tentang pengenalan kanker dini pada anak.
Salah seorang ibu pasien leukimia sempat gw wawancara. Anaknya, Dilla yang berusia 7 tahun tengah menunggu operasinya yang ke 91 untuk melawan sel kanker dalam darahnya yang belum sepenuhnya hilang. Oh God!
Ada juga Rizky, adik ganteng berusia 3 tahun yang telah kehilangan mata kanannya karena retinoblastoma, masih semangat menunggu radioterapi untuk menghancurkan sel kanker yang tersisa. You have to see him!Dia berlari kecil bersemangat untuk ikut melukis tas dengan gambar mobil. You really have to see him!
Ada juga Riska yang siap dengan kelumpuhan kakinya karena leukimia. Dia masih semangat dengan mimpinya untuk menjadi chef. Ah, betapa kecilnya kita dibanding dia!
Salah satu pasien sedang menceritakan mimpinya
Kanker sungguh bukan diluar kemampuan kita.
Hari minggu yang cerah itu, telah mengajarkan banyak hal. Kami yang tadinya berencana memulangkan pasien ke rumah pukul 10 pagi karena khawatir dengan kondisinya, beberapa malah tetap stay sampai acara selesai. Sampai pukul 2 siang! See?Sungguh kuat mereka! Hari ditutup dengan cello grafiti di sekeliling taman, ditemani akustik dan tawa karena stand up comedy.
Muka lelah bahagia para volunteer
Obat, jarum suntik, CT-Scan, MRI, kemoterapi, radioterapi, dan operasi telah melatih adik-adik luar biasa ini untuk menjadi kuat. Ya, sangat kuat. Percayalah dik, kakak volunteer disini masih ada yang takut jarum suntik. Sementara kalian, sungguh hebat menjalani itu semua. Kalianlah senyuman alam sesungguhnya.
Adik-adik tersayang, teruslah bermimpi. Jika kemoterapi belum mampu menghancurkan seluruh sel kankermu, percayalah mimpi yang akan menguatkan tubuhmu dengan cara-Nya.
Terima kasih, terima kasih, terima kasih untuk pelajaran dan senyuman berharga ini!
Semua bahagia!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: