Dear Deadline

Hayoo, siapa yang lagi dikejar-kejar deadline? Hayoo, unjuk gigi..
Gw! Hahaha..
Okay, postingan ini diluncurkan atas dasar kejenuhan, kebosanan, kecintaan gw pada file word yang nangkring di sebelah file ini. Daripada hasilnya jelek, ya mending gw mencari mainan lain.
Nah, ini dia. Mainan lain.
Gw punya dua jenis deadline yang cara penyelesaiannya beda. Kalau lagi deadlinekerjaan SOP atau sejenisnya, gw bakal stay di depan laptop sampai selesai dan bisa lupa waktu. Atau lebih tepatnya sampai mata gw jereng. Tapi, kalau lagi deadlinetulisan, gw nggak bisa kayak gitu. Perlu amunisi khusus untuk penyelesaian tulisan. Mulai dari mood, ide, dan suasana tempat nulisnya. Gw perlu nyari mainan baru yang bisa jadi mood booster kalau ide gw mulai ngaco, mulai bete, mulai ngantuk, bahkan mulai tidur atau ketiduran. Sth like that. Kopi bakal jadi lebih banyak mengalir di darah gw, dan kamar bakal jadi lebih berantakan dari biasanya. Hahaha..

Selain mainan, ada lagi. Doa.
Belakangan ini gw lagi akut banget percaya sama hal yang satu ini. Iya, doa. Kalau lagi deadline gw banyak berdoa supaya otak gw nggak mandek. Ya, emang biasanya sering eror dan gesrek sih. Jadinya, gw ya berdoa. Semoga korslet otak gw nggak makin parah. Kira-kira begitu.
Oiya, kata para cendekia..doa juga jadi penyelesaian untuk deadline nikah! ^-^
Hihi..
Sekarang gw lagi duduk di cafeteria salah satu gedung di Jakarta. Udara dingin yang dihasilkan air conditioner menusuk telapak kaki yang hanya beralaskan sandal jepit. Elah… Gw pengen joget-joget karena stuck tapi apa boleh buat. Lagi banyak orang. Gw nggak mau dikira gila.
Eh, barusan gw nemu ide. Udah dulu ya.
Sekian.
Gizsya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: