Gila!
Dewa malam, Ku mohon, maafkan kegilaanku ini Semakin tak berhenti Serasa semakin gila Jauh kupikat cinta angin pada senja Pada tiap hembusan lirih daun pada…
Dewa malam, Ku mohon, maafkan kegilaanku ini Semakin tak berhenti Serasa semakin gila Jauh kupikat cinta angin pada senja Pada tiap hembusan lirih daun pada…
Aku mulai berdamai dengan semesta langit Mulai kembali menyapa penghuni dunia mimpi Dunia mimpi yang gila, katanya Hai kamu, Kenapa kamu masuk lagi dalam tokoh…
Hummm.. Aku sedang menikmati aroma coffee latte Slurpp.. Aku sedang menyeruput satu tegukan “Kamu berisik” Aiishhh.. Dewa malam mulai bawel Padahal dia sedang menemaniku minum…
Now, you just too far away from me I have no more chance to see you Will never see you again Hari ini aku bercerita…
Tentang pagi yang bertemu fajar Tentang sore yang bertemu senja Tentang malam yang bertemu bintang Tentang rindu yang kau kirimkan Tentang cinta yang kau sampaikan…
Benarkan bidadari tak mencibirku lagi? Dia mecibirku lagi! Mereka menertawakanku di langit Bahkan meninggalkan sedikit cibiran saat matahari terbit Aku tak sungguh berlari ke utara…
Membabi buta petakan langkah Lari kecil dikira mati Lari panjang disangka mengalah Itukah yang dicari? Hai, dewa malam Jangan berisik mengatur hidupku Aku diam bukan…
Kisah ini bukan ilustrasi rasa kangen berlebih akan mu Puisi ini bukan lencana cinta yang aku tak tau Kata-kata ini bukan ungkapan rindu akan kehadiranmu…
aku mencintaimu seperti bintang pada langit aku mencintaimu seperti jingga pada senja kau mencintaiku seperti langit dengan bintang kau mencintaiku seperti senja dengan jingga kau…
Hai cinta, bagaimana kabarmu disana? Tak kah kau tanyakan kabarku? Burung bernyanyi riang Semut berlari senang Semilir bersama angin dini hari Sayup dingin bersama embun…