Rahasia Cinta

Entah apa yang ada di kepala gw saat ini. Pagi-pagi buka laptop, kepala lari-lari, dan gw biarin ini jari-jari nari-nari. Mereka ingin menulis tentang rahasia cinta. Ah, cinta! Kamu itu apa sih..
Gw bukan orang yang punya banyak pengalaman tentang cinta. Mungkin karena gw nggak mudah jatuh cinta. Maka, kalian para pembaca jangan terlalu percaya dengan tulisan ini. Karena postingan ini bukan hanya fiktif belaka, namun juga karangan kegundahan dan segala pertanyaan tentang cinta. Ah, cinta!
Untuk menjawab pertanyaan tentang defenisi cinta, nggak perlu ambil pusing, maka tinggal tanya pada si Mbah Google. Doi bilang, “Cinta adalah sebuah emosi dari kasih sayang yang kuat dan ketertarikan pribadi.” Etdah, pendek banget yak itu defenisi. Lalu, menurut lo cinta itu apa?
Ah, cinta! Gw nggak mungkin ngalahin Kahlil Gibran yang udah nulis banyak buku tentang cinta. Maka, kalau gw ditanya apa  defenisi cinta, gw cuma bisa bilang bahwa cinta itu bahagia! Entah kemana arahnya, buat  gw dan defenisi yang ada di kepala gw hingga detik ini, cinta itu bahagia!

Kalau cinta itu bahagia, apa cinta lo selalu diisi senyuman?
Entahlah. Bullshit kalau isinya cuma senyuman dan haha hihi doank. Ada air mata, ada peluh, ada tangis, ada tawa, bahkan diam. Ya, diam. Pilihan akhir untuk memikirkan kembali tentang kebahagiaan cinta atau mencari tahu apakah telah bahagia oleh cinta tersebut.
Lalu apa itu cinta? Melly Goeslow menuliskan banyak lirik emosi cinta, Hanung Bramantyo banyak menceritakan apa itu cinta, Dewi Lestari banyak menulis buku tentang cinta. Lalu, apa rahasia cinta yang kerap membuat topiknya tak pernah habis?
Karena cinta itu ada dalam diri manusia. Cinta yang hanya dirasakan oleh mereka yang memiliki hati, memiliki jiwa, memiliki rasa. Karena cinta itu itu adalah anugerah yang dapat dirasakan oleh tiap individu yang hidup. Karena cinta itu lah yang dicari dalam hidup. Karena cinta itulah yang menimbulkan kebahagiaan.
Lalu, apa yang dirasakan oleh orang yang sedang menangis merenungi cintanya? Apakah itu juga cinta? Ah, cinta! Kenapa kau begitu rumit?
Rahasia cinta. Dua jadi satu. Katanya, karena cintalah kelebihan dan kekurangan melebur menjadi satu, menjadi sempurna atas nama cinta. Katanya, karena cintalah seseorang mampu berubah menjadi lebih baik untuk menyempurnakan cintanya pada pasangan. Katanya, cinta tak menuntut apapun untuk berubah karena cinta itu sendiri putih, tak perlu apa-apa untuk menjadi indah. Katanya, tanpa cinta segala isi dunia hampa. Katanya, cintalah penyempurna kehidupan. Katanya, katanya, katanya. Banyak sekali. Pilih satu.
Lalu, apakah ada kata maaf ketika cinta tersakiti oleh kekerasan?
Kekerasan bukan hanya tentang fisik, namun juga kata-kata. Karena kata-kata pulalah yang mampu merasuki isi jiwa manusia itu sendiri. Apakah cinta dapat berlaku kasar? Jika berlaku kasar..apakah itu cinta?
Lalu, apakah cinta yang mengkhianati tetap disebut cinta?
Perkhianatan, perselingkuhan, apakah itu disebut cinta. Pelakunya, benarkan iya sedang mencinta?
Rahasia cinta. Tak pernah ada yang tau. Mungkin itu dipengaruhi oleh seberapa besar cinta itu sendiri. Kadar cinta itulah yang mampu menyadarkan apa itu cinta. Mungkin benar, bahwa selalu ada kata maaf untuk cinta. Mungkin benar pula, bahwa cinta itu tak menyakiti dan tak tersakiti. Mana yang paling benar? Ah, cinta. Rahasiamu terlalu dalam untuk dipahami.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: