Karena Nyaman Nggak Bisa Dibayar dengan Uang

Hai guys,
Postingan ini nangkring gegara obrolan gw sama Om GM yang barusan aja tandatangan kerjaan yang gw beresin.
Bermula gegara obrolan gw yang menyatakan siap kapan saja ke kantor kalau butuh bantuan selama proses penggunaan SOP baru yang gw kerjain (tanpa fee tambahan). Kesiapan yang gw maksud adalah tentang ngejelasin ke semua karyawan kalau aja masih butuh bantuan baca flowchart-nya.
Singkat cerita, doi sharing pengalaman sampai akhirnya stay di perusahaan yang sekarang bertahun-tahun hanya karena alasan ‘NYAMAN’. Lalu beliau sharing tentang pengalaman kerja
 “Ini yang saya suka dari Kelompok Usaha Bakrie. Kekeluargaan, Gizsya.”
Beliau pernah beberapa kali kerja dengan orang yang ….mengutamakan uang dan mengganggap manusia adalah mesin untuk mengumpulkan uang tersebut. Mereka yang sembarangan menggunakan kata-kata untuk menjatuhkan orang lain, mencuri hasil kerjaan orang lain (yang ini gw pernah rasain juga), atau bahkan memakinya dengan kalimat yang tidak pantas. Yes, hal ini biasa di dunia kerja. Tapi, dunia kerja ini tetap ngaruh di mana kita kerjanya.
Nggak salah beliau bisa menjadi seperti sekarang, yang mengutamakan kenyamanan karyawannya daripada hasil perusahaan. Beliau yakin, jika SDM dikelola dengan baik, performa perusahaan akan mengikuti.
Postingan ini bukan gegara gw masuk dalam Keluarga Bakrie sebagai alumni Kampus Bakrie yang yaa…sekarang klien gw Kelompok Usaha Bakrie. Tapi, poin yang pengen gw share adalah..kerja di perusahaan yang dipimpin seorang Muslim jauh lebih indah dibanding yang lain.
Ini bukan tentang perbedaan. Tapi, kerja di perusahaan yang dikelilingi orang-orang yang sama-sama istirahat di jam Zuhur dan Ashar itu nikmat banget.
Karena kenyamanan itu nggak bisa dibeli dan dibayar pake uang. Dan, karena nyaman adalah salah satu akar kebahagiaan, ya…nyaman masuk ke dalam aspek penting memilih pekerjaan. Right?
Thank you, Pak, for sharing with me today.

2 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: