Formula Cinta (Untukmu, Part 3)

Andai cinta hanya sebuah puisi
Ku tulis tiap bait setiap hari untukmu
Andai rindu sebuah cerpen
Ku tulis satu judul ditiap malam panjangku
Andai sayang sebuah novel
Ku tulis kisah ini tanpa henti denganmu
Andai rasa ini sebuah rumus
Ku buat formula yang tak terpecahkan
Aku marah
Aku gelisah
Aku risau
Aku rindu
Ingin ku lari lalu teriak
Namun, tak didengar
Tak dilihat olehmu
Ingin ku pecahkan kerasnya batu itu
Batu yang kokoh bertengger dihatiku
Semakin keras
Semakin kuat
Karena dirimu
Tapi, tidak
Puisiku untukmu
Cerpenku tentangmu
Novelku bertokoh dirimu
Dan tak ada formula yang mampu memecahkan
Rasa ini padamu

2 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: