Temu Berbatas Waktu


Siang cerah, senyuman indah sang surya
Jika malam menjadi tanda gelap
Sungguh aku tak ingin bertemu bintang
Malam bukan tanda berakhir siang
Bintang bukan tanda perginya matahari
Tidakkah kau lihat selalu ada awan dikeduanya?
Aku sering bilang,
Aku benci senja
Ia memberi keindahan warna
Aroma indah lukisan langit
Senyuman kalbu untuk bisu
Aku tak suka
Senja
Pertanda siang berubah jadi malam
Tapi, senja bukan pemisah siang dan malam
Dia hanya pertanda, tentang jelmaan kehidupan
Jangan kau tanya tentang lirih rindu
Temu itu rindu karena berbatas waktu
Rindu bukanlah senja
Jika pun senja, jadilah pelukis indah dimatanya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: